Strategi Hebat Cara Memulai Bisnis Makanan Out of The Box

Posted on

Cara memulai bisnis makanan itu gampang-gampang susah. Mudahnya karena menu makanan itu sudah kita kenal baik dan merupakan kebutuhan pokok manusia. Susahnya, dibutuhkan strategi jitu agar bisnis laris manis dan terus berkembang.

Anda pasti pernah melihat ada orang membuka warung makan namun hanya bertahan dalam hitungan bulan. Namun, ada pula yang baru buka tapi berkembang pesat. Kenapa bisa begitu? Kembali lagi, hal ini tentu tak lepas dari strategi jitu yang diterapkan dala memulai bisnis makanan. Nah buat Anda yang pemula atau sedang tertarik menekuni bisnis kuliner, coba simak beberapa ulasan di bawah ini. Ada tips, strategi dan panduan buat Anda sebelum memulai langkah berbisnis. Apa sajakah itu?

Jawab Dulu Pertanyaan Ini untuk Awal Cara Memulai Bisnis Makanan

1. Apa Target Usaha Anda?
Anda perlu menetapkan target diawal rencana bisnis kuliner. Kejelasan target menentukan kesuksesan strategi bisnis yang dijalankan nantinya. Misalnya mengetahui target pasar yang meliputi usia, gaya hidup, pekerjaan, pendapatan dan sebagainya.

Tips Strategi Cara Memulai Bisnis Makanan Waralaba Franchise

Bila Anda berencana membuka warung makan dekat kampus, maka sesuaikanlah menu, sajian dan harga dengan kondisi mahasiswa. Tempat makan dekat kampus umumnya harga terjangkau, berkesan cozy, kreatif, unik dan nyaman. Selain strategi, mengetahui target juga akan memudahkan Anda dalam menjual makanan.

2. Berapa Waktu yang Bisa Anda Curahkan Untuk Berbisnis?
Yang tertarik berbisnis kuliner tak hanya ibu rumah tangga dengan banyak waktu luang. Wanita karir yang sibuk pun bisa memulai usaha satu ini. Tentunya dengan manajemen waktu yang baik. Bila kamu sangat sibuk, bisa mencoba bisnis makanan yang tidak menyita banyak tenaga dan pikiran.
Memulai bisnis makanan, bukan sekedar membuak warung atau tempat. Anda pun bisa memulai dari rumah seperti bisnis makananan kemasan, catering, frozen food, waralaba dan masih banyak lagi. Sesuiakanlah waktu yang dimiliki dengan jenis bisnis kuliner yang dipilih.

Read Also:  Kiat Aman Manfaatkan Peluang Investasi Saham Jangka Panjang

3. Berapa Modal Usaha yang Dimiliki?
Modal memang penting dalam memulai usaha kuliner. Tapi besar kecilnya tak terlalu berengaruh pada kesuksesan. Tak selamanya modal besar membawa keuntungan besar, begitu pula sebaliknya. Sesuaikan saja modal yang Anda miliki dengan jenis bisnis kuliner yang dipilih. Lalu atur modal tersebut untuk bisa menjalankan bisnis Anda. Jangan lupa melakukan perhitungan yang matang dan terperinci, agar usaha berjalan lancar.

Cara Memulai Bisnis Kuliner agar Laris Manis dan Berkembang

A. Inovasi Itu Penting
Anda pasti tahu bahwa bisnis kuliner merupakan salah satu yang terpopuler. Persaiangannya sangat ketat dan bila ingin sukses dibutuhkan inovasi. Anda bisa berinovasi dari segi rasa, penyajian (bentuk dan tampilan), trik pemasaran dan sebagainya. Inovasi ini pun harus disesuaikan dengan target pasar Anda.

jajanan makanan unik khas di bandung - roti ice cream khas bandung

Di jaman modern ini, manusia cenderung menyukai sesuatu yang unik dan kreatif. Lihat saja kafe atau restoran khas yang tak pernah sepi pengunjung. Contohnya kafe dengan konsep laboratorium, warung makan dengan nama menu aneh seperti rawon setan dan masih banyak lagi. Jadi, bila ingin bisnis makanan Anda dilirik jadilah beda dan terus berinovasi.

Peluang Usaha Makanan Roti Bakar Anak Sekolah Unik Dengan Modal Kecil

B. Pilih Supplier yang Tepat
Bahan dasar yang Anda gunakan untuk mengolah makanan itu sangat mempengaruhi citarasa. Untuk mempertahankan kualitas, Anda perlu memiliki supplier tetap yang tepat. Memiliki supplier juga menjamin ketersedian bahan dasar tepat waktu dan lancar.

Selain itu, Anda pun berpotensi mendapatkan harga relatif lebih murah. Anda bisa jadi prioritas bila menjalin hubungan kerjasama bisnis yang baik. Ketika kesulitan pun, supplier juga bisa membantu meringankan beban dengan pinjaman dan sebagainya. Bila bisnis Anda terus berkembang, usahakan memiliki lebh dari satu supplier untuk menjaga ketersediaan bahan dasar.

Read Also:  Cara Membuka Peluang Usaha Makanan Tradisional Keripik Pisang

C. Sumber Daya Manusia atau Karyawan
Baik skala kecil atau besar, memulai bisnis kuliner membutuhkan bantuan tenaga lain. Karyawan atau SDM akan sangat membantu Anda dalam proses produksi hingga pemasaran bisnis makanan. Jika Anda membuka warung makan, biasanya SDM akan terbagi dalam koki, kasir dan pelayan. Lebih sederhana lagi SDM mungkin hanya bertugas sebagi asisten Anda. Khususnya untuk bisnis makanan rumahan.

Pergunakanlah SDM sesuai kebutuhan, rekrut karyawan yang terampil dan tepat serta perhatikan kesejahteraannya. Sederhananya dengan memberikan gaji tepat waktu dan insentif tambahan bila perlu.

Tips dan Cara Memulai Bisnis Makanan

1. Selalu Belajar dan Tingkatkan Keahlian
Anda memang tak perlu jadi ahli untuk memulai bisnis kuliner. Tapi sangat wajib untuk selalu meningkatkan keahlian agar usaha bisa bertahan lama. Keahlian tersebut mulai dari wawasan di bidang kuliner hingga manajemen. Anda bisa berdiskusi dan berbagi cerita bersama pebisnis lain. Atau belajar kiat-kiat sukses dari pebisnis kuliner.

belajar memasak untuk bisnis bagi pemula

2. Sikap dan Mental Pengusaha
Setiap pebisnis memiliki cerita berbeda-beda dalam memulai usahanya. Namun, secara garis besar bisnis kuliner membutuhkan kesabaran dan keuletan di awal. Ini karena butuh proses untuk mengenalkan menu-menu unggulan Anda ke konsumen. Begitu pula dengan promosi yang tepat untuk menarik minat pembeli.

Jagalah semangat, sikap dan mental positif Anda agar bisa memberikan pelayanan prima pada pelanggan. Masalah dalam usaha itu pasti ada dan tanganilah dengan bijak. Anda bisa mengembangkan mental dan sikap pengusaha yang baik lewat beberapa panduan di internet.

Read Also:  Usaha Makanan Roti Bakar Anak Sekolah Unik Dengan Modal Kecil

3. Lokasi Strategis
Peluang bisnis makanan sangat dipengaruhi oleh pemilihan lokasi yang tepat. Konsumen cenderung memilih tempat makan yang strategis, nyaman dan aman. Misalnya saja dekat jalan raya atau berada di pusat perbelanjaan. Buatlah konsumen mudah menemukan tempat jualan Anda.
Namun, bila Anda memiliki kekuatan lain bisa jadi daya tarik lebih ketimbang lokasi. Misalnya dalam hal rasa, peyajian dan harga terjangkau. Contohnya, di daerah Anda pasti pernah menemukan tempat makan yang kurang strategis. Tapi selalu laris manis pembeli setiap jam buka.

4. Strategi Pemasaran dan Kenali Pesaing
Untuk membuat langkah ini diperlukan riset dan konsep yang matang terlebih dahulu. Salah satunya mengenal dengan baik pesaing bisnis makanan Anda agar tahu cara menaklukannya. Setelah itu, promosikan bisnis Anda lewat berbagai lini media. Anda bisa memanfaatkan media besar seperti surat kabar hingga internet. Atau lewat selebaran, baliho dan sebagainya.

Sambil berpromosi, coba lakukan cara-cara jitu menarik pembeli. Misalnya diskon makanan, hadiah untuk menu-menu tertentu, layayan gratis pesan antar dan masih banyak lagi. Banyak strategi jualan yang bisa Anda coba dan pelajari caranya di internet.

Satu hal yang pasti, berikan pelayanan terbaik Anda pada konsumen. Jangan biarkan mereka kecewa dan berikan garansi bila itu terjadi. Ini akan meningkatkan kredibilitas bisnis makanan Anda. Jika usaha kuliner Anda belum memiliki nama dan baru dirintis, kualitas dan pelayanan adalah poin pentingnya.

Sekarang waktunya Anda menentukan usaha kuliner apa yang akan dijalankan. Fokus dan nikmati prosesnya saat sudah mengambil langkah pertama. Jadikan tips di atas untuk panduan dan pelajarilah langkah tepat cara memulai bisnis makanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *